| Perlunya apoteker dikenal pasien |
|
|
|
| Written by Indri Mulyani Bunyamin | |
| Tuesday, 06 May 2008 | |
|
Berdasarkan hasil pooling yang dilakukan oleh informasi-obat.com mengenai pengetahuan pasien mengenai apakah mereka mengetahui tugas seorang apoteker didapatkan data dari 101 peserta pooling yang dimulai dari 1 ferbruary 2008 sampai dengan 5 mei 2008, sebanyak 86 orang (85 %) menyatakan bahwa mereka mengetahui tugas seorang apoteker, 10 orang (9,9 %) menyatakan tidak tahu profesi apoteker itu apa dan 5 orang (5 %) memilih tidak tahu tugas seorang apoteker. Hal ini tentu sangat positif, sebab sudah menjadi rahasia umum bahwa posisi seorang apoteker pada umumnya hanya sebatas pemasangan nama untuk proses perizinan saja, sedangkan apotekernya itu sendiri mungkin tidak pernah berada di apotek atau minimal datang seminggu sekali atau sebulan sekali datang ke apotik. Angka 85 % tersebut mungkin saja dipilih oleh orang yang memang mengerti dunia farmasi atau memang adalah seorang apoteker atau bisa jadi orang awam. Tetapi dengan angka tersebut sudah seharusnya menjadi pemicu rekan-rekan seprofesi untuk lebih menunjukan diri dan eksistensi kepada pasien agar bisa lebih dikenal. Keberadaan seorang apoteker di apotik merupakan langkah awal untuk memperkenalkan profesi apoteker kepada pasien agar mereka lebih mengetahui tugas dan fungsi seorang apoteker atau malah yang lebih ekstrim lagi memperkenalkan bahwa selain profesi dokter ada lagi profesi yang namanya apoteker... Ingin memberi komentar tentang tulisan ini silahkan kirim ke This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it |
|
| Last Updated ( Tuesday, 06 May 2008 ) |
| < Prev | Next > |
|---|









