Advertisement
Home arrow Arsip Konsultasi Obat arrow Dosis pemakaian obat herbal yang tepat
Dosis pemakaian obat herbal yang tepat PDF Print E-mail
Written by Administrator   
bu indri mulyani perkenalkan saya lasmiatun mahasiswa kesehatan masyarakat UNNES Semaran. saya dapat tugas tentang
pembuatan obat herbal meliputi kunyit, daun pepaya, temu ireng dan meniran diolah menjadi serbuk dan dikemas dalam kapsul sebagai alternatif untuk meningkatkan status kesehatan penderita DBD. yang ingin saya tanyakan selama ini adakah efek yang ditimbulkan jika beberapa tanaman lokal dicampur misalnya keempat tanaman tersebut?
dan dosis pemakaian obat herbal yang tepat untuk dokonsumsi itu bagaimana?
terima kasih


jawab:

Sdri Lasmiatun yang baik, Saya sarankan anda bekerjasama dengan mahasiswa farmasi di fakultas anda (biasanya tugas ini untuk mhs farmasi lho..). Jika tidak ada, coba cari teman di universitas lain yang mempunyai fakultas farmasi. Pembuatan obat herbal yang dikapsulkan mempunyai prosedur tetap dan berbagai uji yang harus dilakukan agar sediaan tesebut memenuhi standar. Atau anda tanyakan ke Balai POM setempat tentang prosedur pembuatan jamu(tanya kepada apotekernya). Mengenai beberapa serbuk tanaman yang dicampur jadi satu, Penelitian dari Profesor Kami (di dept.Farmasi UI) memang akan terjadi interaksi. Jadi sebaiknya obat herbal itu dibuat satu-persatu (terpisah). Namun belum ada cara signifikan untuk mengecek level interaksi yang terjadi, apakah bermakna atau tidak. Karena setiap tanaman mempunyai zat aktif yang berbeda dan biasanya terdiri dari beberapa zat aktif. Satu hal yang harus diperhatikan adalah kestabilan sediaan, karena tanaman yang dikapsulkan tadi rentan terpapar jamur/terjadi penjamuran. Dan hal ini sulit terlihat karena dalam kapsul. Itulah mengapa proses pembuatannya harus benar. Mengenai dosis obat herbal, jika obat herbal belum terstandar(seperti yang akan anda buat), maka dosis biasanya 1-2 kapsul yang diminum 3x sehari. Selamat bekerja!!

Semoga informasi dari kami bermanfaat,
Indri Mulyani bunyamin
 
 
< Prev   Next >