Penyakit demam berdarah dengue serta gejala dan pencegahannya

Bagi anda mungkin istilah penyakit demam berdarah dengue (DBD) atau memiliki istilah medis Dengue Hemorrhagic Fever sudah bukan merupakan istilah yang asing, karena penyakit DBD merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi di Indonesia. Akan tetapi tahukah anda sebenarnya apakah DBD itu? serta bagaimana mengetahui gejala dan tindakan pencegahannya?

Secara umum DBD adalah penyakit demam akut dan umumnya terjadi di daerah topis. Penyebaran penyakit DBD hampir mirip dengan penyebaran penyakit malaria.

Penyakit DBD disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti.

Gejala penyakit Demam Berdarah Dengue

Masa tunas / inkubasi  selama kurang lebih 3 Р15 hari

Penyakit DBD biasanya dimuali dengan demam tinggi terus menerus, disertai adanya tanda perdarahan, contohnya ruam yang mempunyai ciri-ciri merah terang. Penyakit DBD juga memiliki gejala lain seperti sakit perut, rasa mual, trombositopenia, hemokonsentrasi, sakit kepala berat, sakit pada sendi (artralgia), sakit pada otot (mialgia).

Gejala pada masa inkubasi adalah sebagai berikut :

  1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 – 40 derajat Celsius).
  2. Pada pemeriksaan uji torniquet, tampak adanya jentik (puspura) perdarahan.
  3. Adanya bentuk perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva), Mimisan (Epitaksis), Buang air besar dengan kotoran (Peaces) berupa lendir bercampur darah (Melena), dan lain-lainnya.
    Terjadi pembesaran hati (Hepatomegali).
  4. Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok.
  5. Pada pemeriksaan laboratorium (darah) hari ke 3 – 7 terjadi penurunan trombosit dibawah 100.000 /mm3 (Trombositopeni), terjadi peningkatan nilai Hematokrit diatas 20% dari nilai normal (Hemokonsentrasi).
  6. Timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti mual, muntah, penurunan nafsu makan (anoreksia), sakit perut, diare, menggigil, kejang dan sakit kepala.
  7. Mengalami perdarahan pada hidung (mimisan) dan gusi.
  8. Demam yang dirasakan penderita menyebabkan keluhan pegal/sakit pada persendian.
  9. Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.

Ketidaktahuan masyarakat akan gejala penyakit ini menyebabkan DBD  mempunyai tingkat kematian tinggi. Oleh karena itu keluarga harus segera konsultasi ke dokter apabila penderita mengalami demam tinggi 3 hari berturut-turut. Banyak penderita atau keluarga penderita mengalami kondisi fatal karena menganggap ringan gejala-gejala tersebut.

Setelah masa inkubasi, anda juga harus berhati-hati karena proses penularan penyakit DBD kepada orang lain terjadi setelah tahap ini. Bentuk penularan kepada orang lain adalah sebagai berikut :

  • Bentuk abortif, penderita tidak merasakan suatu gejala apapun.
  • Dengue klasik, penderita mengalami demam tinggi selama 4 – 7 hari, nyeri-nyeri pada tulang, diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan di bawah kulit.
  • Dengue Haemorrhagic Fever (Demam berdarah dengue/DBD) gejalanya sama dengan dengue klasik ditambah dengan perdarahan dari hidung (epistaksis/mimisan), mulut, dubur, dsb.
  • Dengue Syok Sindrom, gejalanya sama dengan DBD ditambah dengan syok atau presyok. Bentuk ini sering berujung pada kematian.

Cara pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue

Pada saat ini belum ada vaksin yang bisa mencegah demam berdarah, Pencegahan yang bisa dilakukan untuk menanggulangi demam berdarah adalah dengan menghapuskan atau mengurangi vektor nyamuk demam berdarah.

Perlu adanya kegiatan insiatif dari warga masyarakat atau keluarga untuk membersihkan tempat-tempat yang terdapat air tergenang, misalnya pot bunga, kaleng-kaleng kosong, menguras bak mandi setiap seminggu sekali, dan membuang hal – hal yang dapat mengakibatkan sarang nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti), telah terbukti berguna untuk mengontrol penyakit yang disebabkan nyamuk.

Informasi yang kami berikan hanya sebatas memberikan pengetahuan kepada anda, jika anda mengalami gejala seperti diatas segera konsultasi dengan dokter anda.

About Indri Mulyani Bunyamin,S.Farm,Apt 144 Articles
Saya bekerja di PKC Kembangan Jakarta Barat dan praktisi di bidang Farmasis. Saya telah mengelola konsultasi obat online sejak tahun 2007.