Penyebab dan obat keputihan

Lazada Indonesia

Selamat pagi  Saya wamita 22 tahun, sudah 2 bulan ini mengalami keputihan.

saya sering mengkonsumsi obat terlambat bulan. keputihan ini pertama saya alami. dua minggu pertama keputihan saya berkunjung ke bidan dan dibveri obat metronidazol  mg 20 butir. satu minggu kemudian belom sembuh dan oleh bidan dikasih lagi obat yang sama 10 butir dan saya di rujuk ke dokter spesialis.

Oleh dokter dilakukan USG dan ternyata tidak ada apa apa. saya diberi obat anti biotik doksisiklin  buah tapi kok belom sembuh sampai sekarang.
yang saya rasakan:

  • keputihan menggumpal seperti keju
  • berbau anyir (tapi setelah pake doksisiklin sudah tidak berbau)
  • daerah vagina memerah dan terasa panas serta gatel.
  • tolong ya bu diberikan resep yang ampuh / cocok untuk penyakit saya.

terimakasih

Jawaban :

Sdri Rahma yang terhormat,

Penyebab penyakit keputihan diantaranya adalah :

a. Jamur Candidas atau Monilia

Warnanya putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal pada vagina. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang. Biasanya, kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil KB, dan rendahnya daya tahan tubuh menjadi pemicu. Bayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat Candida karena saat persalinan tanpa sengaja menelan cairan ibunya yang menderita penyakit tersebut.

b. Parasit Trichomonas Vaginalis

Ditularkan lewat hubungan seks, perlengkapan mandi, atau bibir kloset. Cairan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. Keputihan karena parasit tidak menyebabkan gatal, tapi liang vagina nyeri bila ditekan.

c. Bakteri Gardnella

Infeksi ini menyebabkan rasa gatal dan mengganggu. Warna cairan keabuan, berair, berbuih, dan berbau amis. Beberapa jenis bakteri lain juga memicu munculnya penyakit kelamin seperti sifilis dan gonorrhoea.

d. Virus

Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin, seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Ini sering pula menjangkiti wanita hamil. Sedang virus herpes ditularkan lewat hubungan badan. Bentuknya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang vagina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Gejala keputihan akibat virus juga bisa menjadi faktor pemicu kanker rahim.

Buat kasus kedua (ibu RAHMA), sepertinya cocok dgn kriteria keputihan yg disebabkan Candida albicans. Berikut lebih lanjut ttg Kandidiasis vulvovagina:
http://www.majalah-farmacia.com/rubrik/one_news_print.asp IDNews=546

Di situs tersebut, candidiasis ‘diBOM’ menggunakan antijamur oral spt fluconazole (dkk).

Hm, intinya, ibu RAHMA lebih baik coba swab test buat tahu lebih pasti organisme penyebab keputihannya, daripada asal mengobati.Semakin banyak kita pakai antibiotik yang tidak tepat sasaran, semakin banyak organisme ‘baik’ alias flora normal yg juga mati, yg dapat memberatkan penyakit2x yg disebabkan oleh jamur. Tetap teruskan terapi dengan dokter agar tetap terpantau perkembangannya.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan :

  • Jalani diet yang seimbang dan banyak minum
  • Konsumsi yoghurt,batasi konsumsi gula
  • Cukup tidur dan istirahat
  • jangan menggaruk vagina
  • jaga kesehatan daerah kewanitaan seperti sering lebih sering ganti pembalut/tampon, memakai celana dalam adri bahan katun dan tidak ketat.
  • Cuci pakaian dalam dengan sabun ringan dan jangan gunakan pembalut/pewangi pakaian.
  • Jaga kebersihan tubuh, hindari pembersih vagina yang mengandung parfum
  • Gunakan obat yang diberikan dokter secara teratur walaupun gejala sudah hilang karena kemungkinan infeksi masih terjadi.

Demikian semoga informasi dari kami bermanfaat,

Reny Widhyastuti,S.Farm,Apt

Indri Mulyani Bunyamin,S.Farm,Apt

 

About Indri Mulyani Bunyamin,S.Farm,Apt 144 Articles
Saya bekerja di PKC Kembangan Jakarta Barat dan praktisi di bidang Farmasis. Saya telah mengelola konsultasi obat online sejak tahun 2007.